Jangan Lemah dan Bersedih, Tersenyumlah….:)

Posted: December 19, 2012 in Iseng-iseng

Ketika pagi hari yang cerah. awan terlihat indah, di tengah menghirup udara segar. Tiba-tiba terdengar suara petir menyambar. tanpa kita duga dan kita bayangkan membuat kita terhenyak. Begitulah musibah, cobaan dan ujian hadir tanpa mengetuk terlebih dulu. Kehadirannya tanpa kita duga. Membuat hati hancur dan perih bagai teriris sembilu. Dalam kesendirian ditemani dengan kesedihan. Kesedihan adalah teman yang tidak pernah kita harapkan. Kemana pun kita pergi, dia selalu mengikuti kita. Menunggu dengan setia, menoreh luka. Dada terasa perih seperti teriris-iris. Pikiran tidak mampu lagi jernih. Apapun yang dirasakan, dilihat, didengar semuanya menusuk hati.

Bila kita ditimpa kepedihan seolah di hadapan kita terhalang oleh batu yang besar. Kemana pun kita melihat yang nampak hanyalah batu itu. Tidak dapat dapat melangkah ke depan karena terhalang. Walau kita berusaha untuk menyingkirkan, batu itu tetap tegak dan kokoh. Kita kemudian menyerah sehingga kita tidak dapat untuk bergerak melangkah, tidak dapat menatap ke depan, tidak lagi bisa berpikir jernih dan kemudian putus asa.

Bila anda merasakan sedemikian maka anda memerlukan pertolongan. Hal itu tidak bisa dibiarkan begitu saja, Kepedihan tidak akan hilang dengan sendirinya. Kesedihan tidak akan hilang ditelan waktu jika anda menyimpan di dalam hati. Sikap anda tidak banyak membantu bila menyalahkan orang lain, berprasangka buruk, marah dan dendam. Kita diciptakan sebagai makhluk yang sempurna, kesan hebat, kuat, sanggup menyelesaikan segala masalah namun begitu tertimpa musibah dan cobaan kita baru tersadar bahwa kita lemah. Hati tergetar hebat, rapuh dalam kesedihan yang bisa menyebabkan menuju lembah kebinasaan.

Menangislah! Bila memang diperlukan untuk menangis. menangislah di hadapan Allah, keluarkan segala keluh kesah. Jangan ditahan dan disimpan dalam hati. Keluarkan semuanya bersama dengan air mata anda yang mengalir. Jika anda telah selesai menangis, menghapus air mata yang menetes di pipi. Di tengah sajadah membentang, anda akan merasakan nikmatnya kesendirian dan ketenangan hati tiada tara. Semua masalah dan beban anda telah mengalir keluar bersamaan dengan air mata sehingga yang ada hanyalah diri anda dan kasih sayang Allah.

 

 ‘Janganlah kamu bersikap lemah dan janganlah pula kamu bersedih hati. Padahal kamulah yang paling tinggi derajatnya, jika kamu orang-orang yang beriman. (QS. Ali Imran : 139).

Ya Allah Alhamdulillah hamba bersyukur terhadap semua nikmat yang telah Engkau berikan Ya Allah, sampai detik ini hamba masih bisa menghirup udara, merasakan hangatnya terik matahari, dinginnya udara malam hari, begitu banyak pula pengalaman hidup yang telah dilalui, namun belum bisa memastikan apakah hambamu ini sudah bisa secara maksimal mengambil manfaat dari semua yang telah dilalui, namun dengan senantiasa berjiwa besar dan bersyukur akan apa yang telah hamba alami meski secara sadar terkadang hati ini merasa protes atas apa yang tidak sesuai dengan keinginan,

 

Ya Allah hamba tidak mengetahui apa yang akan terjadi pada diriku dan keluargaku di hari esok, terkadang rasa optimis dan keraguan silih berganti menghinggapi diri, tapi hamba harus melawan keraguan akan kegagalan dengan mengingat-Mu dan tak hentinya menadahkan tangan memohon kemurahan- Mu Ya Allah akan pertolongan dalam menjalani kehidupan disaat ini dan dimasa depan.

Semoga kau ijabah setiap kebaikan diri dan keluarga besarku, teman dan sahabat terbaikku serta semua Ummat-Mu Ya Rabb,, kulepas rasa iri, dengki serta dendam yang menerpa diriku aku meyakini hal itu menjadikan aku lebih dewasa dan bijak dalam menhgadapi hidup di dunia ini.

Kebahagiaan datang maka disaat itu juga hambamu merasakan kekhawatiran, karena hamba mempercayai Ya Allah bahwa hidup senantiasa berputar, namun kekhawatiran itu harusnya langsung tergantikan dengan mengingatMu Ya Rabb untuk mendapat ketenangan dari kekhawatiran yang menghinggapi sampai akhirnya hamba bisa merasakan kebahagiaan dengan tanpa lupa diri, bahkan hamba juga harus mengajak yang lain untuk merasakan kebahagiaan yang telah kurasakan, pun begitu jika kesedihan menerpaku, hamba pernah merasakan betapa
diri ini seperti manusia yang tersial, ternista di dunia ini namun hal itu cepat kutepis dengan mohon ampunanMu Ya Rabb, sehingga hamba mendapatkan ketenangan dan melupakan kesedihan yang menerpa sehingga tidak seorangpun yang tahu bahwa hamba sedang dalam kesedihan yang amat sangat, Ya Allah jadikan aku orang yang senantiasa dalam jalan keridhoan-Mu, amin Ya Allah

“Jika rasa ujub menghinggapi aktifitasmu, maka lihatlah keridhaan siapa yang kau harapkan, pahala mana yang kau suka, sanksi mana yang kau benci. Maka jika engkau memikirkan satu di antara kedua hal ini, niscaya akan hadir di depan matamu apa yang sudah kamu lakukan.”

”Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang Aku, maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.” (QS. 2:186)

Rasul bersabda, “Seorang muslim yang berdoa, memohon pada Allah, dia tidak memohon sesuatu yang berdosa, dan tidak dalam keadaan memutuskan tali shilaturrahim, maka Allah akan memberi salah satu dari tiga kemungkinan. Pertama, doa itu dikabulkan. Berikutnya, doa yang dipanjatkan disimpan oleh Allah untuk (kebaikan) hari kiamat kelak. Kemungkinan terakhir, Allah akan menjauhkan orang tersebut dari keburukan.” (HR. Tirmidzi dan Ahmad).

Allah juga mengingatkan (QS. 2:216) bahwa boleh jadi kita membenci sesuatu, padahal ia amat baik buat kita, dan boleh jadi kita mendambakan sesuatu, padahal ia amat buruk bagi kita. Carilah sisi positif dari tiap apa yang kita hadapi. Maka tetaplah sabar dan bersyukur. Bukankah selama ini Allah telah memberi nikmat yang sangat banyak? Allah cinta pada orang yang bersabar atas cobaan dan bersyukur atas nikmat yang diberi.

Semoga bermanfaat…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s