THE-QS 2013-2014 : Universitas Indonesia di Posisi 309 Dunia dan 64 Asia, Penurunan atau Pergeseran?

Posted: September 22, 2013 in Akademik

Gambar

rank asia

Universitas Indonesia (UI) kembali dinobatkan sebagai perguruan tinggi terbaik di Indonesia versi QS World University Rangkings 2013/2014. UI satu-satunya perguruan tinggi di Indonesia yang masuk dalam 300 besar universitas terbaik dunia.

Berdasarkan penilaian yang dikeluarkan QS World University Ranking di periode tahun ini UI menempati urutan ke 309 dengan skor 39,40. Selain UI, beberapa perguruan tinggi di Indonesia yang berada dalam pemeringkatan QS World University Ranking adalah Institut Teknologi Bandung (ITB) di peringkat 461-470 , Universitas Gadjah Mada (UGM) di peringkat 501-550, Universitas Airlangga (Unair) di peringkat 701, Institut Pertanian Bogor (IPB) di peringkat 701, Universitas Diponegoro (Undip) di peringkat 701, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) di peringkat 701 dan Universitas Brawijaya di peringkat 701. Dalam daftar QS World Rangkings tahun ini 10 peringkat teratas masih dipegang oleh universitas yang berada di Amerika Serikat (AS) dan Inggris. Peringkat pertama dipegang oleh Institut Teknologi Massachusetts diikuti oleh Universitas Harvard.

Ada enam indikator yang menjadi penilaian dalam pemeringkatan QS kali ini, yaitu reputasi akademik (academic reputation), reputasi pegawai (employer reputation), rasio mahasiswa di tiap fakultas (faculty students), jumlah citation per fakultas (citations per faculty), serta jumlah mahasiswa internasional (international students) dan pengajar internasional (international faculty). UI mendapat skor 48.80 untuk reputasi akademik, 67, 40 untuk reputasi pegawai, 56.30 untuk rasio mahasiswa di tiap fakultas, jumlah citation per fakultas 1.50, jumlah mahasiswa internasional 4.40, dan pengajar internasional 24.80.

Lembaga itu menggunakan sejumlah kriteria, antara lain pencantuman institusi, reputasi akademik, mahasiswa dan fakultas internasional, indikator data, serta bobot dan pengumpulan penghargaan per fakultas. Adapun Kabid Humas dan Protokoler UGM Suryo Baskoro menyoroti masalah penurunan peringkat perguruan tinggi di Indonesia. Tren penurunan peringkat dialami merata oleh semua perguruan tinggi di Indonesia. “Semua perguruan tinggi di Indonesia mengalami penurunan. Sebabnya, saya kira, karena percepatan peningkatan kualitas perguruan tinggi di Indonesia yang tidak secepat luar negeri. Itu karena keterbatasan pendanaan dari pemerintah,” ungkap Suryo. Suryo melihat penurunan peringkat utamanya disebabkan alokasi anggaran nasional untuk sektor pendidikan baru 20 persen APBN. “Di negara tetangga kita alokasinya sudah mencapai 29 persen,”tuturnya.

Rektor ITB Akhmaloka mengungkapkan bahwa peringkat bagi ITB bukan suatu tujuan karena itu hanya sebuah indikator. ITB lebih fokus pada upaya perbaikan proses belajar mengajar. “Bukan memperbaiki ranking. Jika proses belajar mengajar tidak baik, otomatis orang akan melihat bahwa kualitas ITB tidak baik,”ujarnya. Akhmaloka mengatakan, jika dilihat universitas secara umum, ITB pasti menduduki peringkat terbawah. Hal itu lantaran ITB bukan universitas komprehensif yang memiliki semua jurusan. “Tapi jika ITB dilihat dari bidang teknologi, ranking yang dimiliki pada peringkat dunia adalah 346, tetap yg terbaik di Indonesia.

Kalau ingin info berapa biaya studi diluar negeri silakan klik disini

 

Sumber : Dikutip dan diringkas dari berbagai sumber dengan pengubahan seperlunya.

Lampiran :  ranking asia dan ranking dunia 2013

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s